Subscribe ke YouTube channel kami
Kategori » Firman » Kebersamaan
Ada sebuah kebenaran sederhana yang sering kali baru kita sadari ketika semuanya sudah terlambat: Kebersamaan itu ibarat udara yang kita hirup. Saat udara itu mengalir memenuhi paru-paru kita setiap detik, kita jarang mengucap syukur atas kehadirannya. Kita menganggapnya sebagai hal yang biasa. Namun, begitu udara itu menghilang sejenak saja, dada kita akan terasa sesak, sakit, dan kita akan berjuang setengah mati hanya untuk mendapatkan satu helai nafas. Begitulah kebersamaan. Saat orang-orang terkasih masih ada di sisi kita, kehadirannya kerap dianggap wajar. Namun ketika ruang itu menjadi kosong, barulah kita menyadari betapa berharganya setiap detik yang pernah tercipta.
Bagikan video ini via Facebook, Twitter, Email atau WhatsApp